Warga Malinau Keluhkan Layanan Listrik ULP Malinau

Redaksi

MALINAU – Sejumlah warga Kabupaten Malinau menyampaikan keluhan terkait layanan listrik yang dikelola PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malinau. Pemadaman bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Salah seorang warga Teluk Sanggan, Rudi (38), mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang dilakukan tanpa pemberitahuan lebih awal menyulitkan masyarakat. “Kami sering kali tidak tahu kapan listrik padam. Akibatnya, aktivitas rumah tangga dan pekerjaan terganggu,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Keluhan serupa juga datang dari pelaku usaha kecil. Siti Aminah (45), pedagang kue di Pasar Malinau, mengaku rugi karena bahan dagangan yang disimpan di kulkas cepat rusak. “Kalau listrik sering padam begini, kami yang kecil-kecil ini paling terdampak. Harusnya ada solusi dari PLN,” katanya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sebelumnya, PLN ULP Malinau menyampaikan bahwa pemadaman bergilir terjadi akibat pemeliharaan darurat pembangkit sehingga daya mampu berkurang. Kondisi itu memaksa PLN melakukan manajemen daya pada sejumlah daerah, termasuk Teluk Sanggan, Pulau Betung, Tanjung Belimbing, Jalan Raja Pandita, dan beberapa kawasan lain.

Pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malinau diminta memaklumi adanya pengaturan pasokan listrik (manajemen daya) akibat pemeliharaan darurat pada pembangkit. Kondisi ini menyebabkan penurunan daya mampu sehingga suplai energi tidak bisa diberikan secara maksimal.

Dalam informasi resmi yang disampaikan PLN ULP Malinau, Minggu (28/9/2025), sejumlah wilayah dijadwalkan mengalami pemadaman bergilir pada dua sesi waktu berbeda.

Pukul 12.00 – 15.00 WITA : Teluk Sanggan, Pulau Betung, Perum Pemda, Tanjung Belimbing.

Pukul 15.00 – 18.00 WITA : Jalan Raja Pandita, Pelita, Seluwing, Panembahan, Duyan, dan sekitarnya.

PLN menyampaikan bahwa penghentian aliran listrik tidak akan dilakukan jika pembangkit sudah kembali memberikan suplai secara optimal.

Pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan listrik ini. “Terima kasih atas perhatian pelanggan, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” bunyi keterangan resmi PLN ULP Malinau.

Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kebutuhan listrik selama jadwal pemadaman dan dapat memantau informasi terkini melalui aplikasi PLN Mobile.(*)

Share This Article
1 Komentar

Tinggalkan Balasan