By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPRD Kaltara Sampaikan 21 Rekomendasi untuk Pemprov, Soroti Pembangunan Perbatasan dan Sekolah Mangkrak
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARAKaltara

DPRD Kaltara Sampaikan 21 Rekomendasi untuk Pemprov, Soroti Pembangunan Perbatasan dan Sekolah Mangkrak

Redaksi
Last updated: 17 Mei 2026 22:04
Redaksi
Published: 17 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan sebanyak 21 rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kaltara Tahun Anggaran 2025.

Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III Tahun 2026 yang digelar belum lama ini. Sejumlah isu strategis menjadi perhatian DPRD, di antaranya pembangunan di wilayah perbatasan hingga proyek pembangunan sekolah yang belum rampung.

Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan merupakan bentuk pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah sekaligus sebagai masukan untuk perbaikan kebijakan pembangunan ke depan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, pembangunan di wilayah perbatasan harus menjadi prioritas karena kawasan tersebut merupakan beranda terdepan negara yang membutuhkan perhatian lebih, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, DPRD juga menyoroti sejumlah proyek pembangunan sekolah yang hingga kini belum selesai. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat proses belajar mengajar serta berdampak terhadap kualitas pendidikan di Kalimantan Utara.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara lebih serius dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan DPRD,” ujar Achmad Djufrie.

Ia menambahkan, rekomendasi DPRD tersebut diharapkan tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi benar-benar dijadikan pedoman dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan visi pembangunan Kalimantan Utara yang berkelanjutan.(****)

Gubernur : Kita Optimalkan Lahan Pertanian di Kaltara
Kedepankan ProKes, Sembahyang Secara Bergantian
Pimpin Harkitnas, Gubernur Dorong Transparansi pada ASN
Launching PAMAPTA: Wujud Polri Presisi yang Cepat, Tanggap, dan Berempati
Wagub Kaltara Tinjau Persiapan MAFest 2K23
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?