By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Sosialisasikan APBD 2026, Dino Andrian Tekankan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
DPRD KALTARA

Sosialisasikan APBD 2026, Dino Andrian Tekankan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat

Redaksi
Last updated: 30 Juni 2026 13:43
Redaksi
Published: 30 Juni 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Dino Andrian, S.H., menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Utara Nomor 9 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 bersama masyarakat di Kota Tarakan.

Dalam kegiatan tersebut, Dino Andrian menjelaskan bahwa APBD merupakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat sehingga masyarakat berhak mengetahui arah penggunaannya, manfaat yang diterima, serta ikut mengawasi pelaksanaannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, terdapat tiga poin utama yang menjadi perhatian dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Pertama, prioritas belanja daerah difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, serta upaya pemulihan ekonomi hingga tingkat RT dan RW.

Kedua, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran. Masyarakat, kata Dino, memiliki hak untuk mengawasi penggunaan setiap anggaran daerah dan diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan program yang dinilai tidak tepat sasaran.

Selain itu, Dino juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyusunan anggaran. Aspirasi dan usulan warga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBD pada tahun-tahun berikutnya agar program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“APBD 2026 harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya menjadi angka di atas kertas. Saya juga menjelaskan alokasi anggaran untuk pembangunan jalan, sekolah, puskesmas hingga bantuan sosial. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat,” tegas Dino Andrian.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Dino berharap masyarakat semakin memahami arah kebijakan APBD Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2026 serta dapat berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (****)

Pansus III DPRD Kaltara Rampungkan Pembahasan Ranperda Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Kayan Hingga Pasal 96
DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Penghargaan Daerah, Pansus I Konsultasi ke BKPSDM Tarakan
DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Literasi, Perkuat Budaya Baca Masyarakat
DPRD Kaltara Desak Percepatan Penetapan WPR, Dorong Peningkatan PAD dan Perlindungan Penambang Lokal
Ketua DPRD Kaltara ACHMAD DJUFRIE Sampaikan Ucapan Hari Buruh, Apresiasi Dedikasi Pekerja Dalam Pendukung Pembangunan Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?