TARAKAN – Ajang balap motor Grasstrack 2026 kembali digelar di kawasan Pantai Amal, Kota Tarakan, setelah vakum sekitar tujuh tahun. Kejuaraan tersebut dibuka oleh Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., dan mendapat antusiasme masyarakat.
Ribuan warga memadati kawasan Pantai Amal untuk menyaksikan langsung kompetisi balap motor yang mempertemukan para pembalap dari berbagai kelas.
Pada kelas eksekutif, Jufri Budiman berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Adi Nata Kusuma, sedangkan peringkat ketiga diraih H. Rachmat Sewa. Ketiganya merupakan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.
Jufri Budiman yang akrab disapa JB menunjukkan kemampuannya mengendalikan motor saat melintasi lintasan dengan berbagai tikungan dan kontur arena.
Usai mengikuti perlombaan, Jufri menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menggelar kembali kejuaraan otomotif di Kota Tarakan.
Menurutnya, kembalinya Grasstrack menjadi momentum untuk menghidupkan kembali olahraga otomotif di daerah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan dan dilanjutkan dengan berbagai kompetisi otomotif lainnya.
“Saya memberikan apresiasi kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan Grasstrack pada tahun 2026 ini. Ini kegiatan yang sudah kurang lebih tujuh tahun tidak ada di Kota Tarakan. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal, dan pada 2027 mendatang kita bisa mengadakan kembali kegiatan-kegiatan olahraga otomotif,” kata Jufri.
Dorong Aktivitas UMKM di Pantai Amal
Jufri juga menilai penyelenggaraan Grasstrack memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan Pantai Amal.
Menurutnya, kehadiran masyarakat dalam jumlah besar selama kegiatan berlangsung memberikan peluang bagi pedagang lokal untuk meningkatkan aktivitas usaha.
“Dengan kegiatan ini, UMKM di Kota Tarakan jadi ramai di Pantai Amal. Antusiasme warga yang datang menonton juga luar biasa banyaknya. Ini bisa kita agendakan setiap tahun supaya Tarakan hidup dari olahraga otomotif,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan olahraga dan otomotif dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Wadah Pembinaan Pembalap Muda
Selain aspek olahraga dan ekonomi, Jufri menilai keberadaan arena balap resmi dapat menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang otomotif.
Menurutnya, kompetisi resmi dapat memberikan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan hobi dan kemampuan mereka melalui kegiatan yang lebih terarah.
Ia juga berharap ajang seperti Grasstrack dapat menjadi sarana untuk menemukan pembalap muda potensial dari Kalimantan Utara sehingga dapat memperoleh pembinaan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak muda kita. Daripada balapan di jalan raya, sekarang kita punya arena resmi. Dari sini kita bisa menjaring bibit-bibit atlet potensial untuk dibina hingga tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Penyelenggaraan Grasstrack 2026 di Pantai Amal menjadi salah satu momentum kembalinya kompetisi olahraga otomotif di Kota Tarakan setelah vakum beberapa tahun.
Dengan dukungan pemerintah, panitia, komunitas otomotif, dan masyarakat, kegiatan serupa diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet balap motor dan penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Tarakan. (****)
Sumber Berita : newstara.com (kapuraga)




