By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Miliki Potensi, Kawasan Tanjung Buyu Dinilai Cocok Untuk Pertanian
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Miliki Potensi, Kawasan Tanjung Buyu Dinilai Cocok Untuk Pertanian

Redaksi
Last updated: 30 Agustus 2021 17:09
Redaksi
Published: 30 Agustus 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Kawasan Tanjung Buyu dinilai Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mempunyai potensi yang cukup baik untuk membangun kawasan pertanian dan perikanan air tawar. Hal ini disampaikannya saat melihat langsung kawasan Tanjung Buyu belum lama ini.

Ia menilai lebih kurang lahan seluas 1.000 hektar akan disiapkan untuk food estate. Di mana lahan tersebut berpotensi untuk menggenjot kawasan pertanian yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat setempat.

“Kita akan upayakan, agar sentra pertanian di Kaltara bisa kita genjot, dan akan kita mulai dari Tanjung Buyu,” kata Gubernur.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain lahan pertanian, Gubernur juga melihat potensi lahan untuk areal budidaya perikanan air tawar. Disebutkannya, lahan seluas 150 hektare sangat memiliki potensi untuk dilakukan budidaya perikanan. Di mana masyarakat Tanjung Buyu juga siap melakukan budidaya ikan air tawar.

“Apalagi kita lakukan kerjasama dengan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk untuk memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga masyarakat juga punya penghasilan tambahan,” jelasnya.

Menurutnya, pelibatan Japfa Group merupakan tindak lanjut penandantanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama yang dilakukan pada bulan April lalu. Di mana kerja sama ini akan bergerak dari beberapa sektor yang punya potensi besar di Kaltara. Di antaranya bidang perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan kehutanan.

“Khusus di bidang perikanan yang disasar pertambakan dan ikan air tawar seperti ikan nila. Teknisnya Japfa Group yang siapkan bibit dan pakannya,” ucap gubernur. (Adpim)

10 Tahun Tak Dibayar, Pemilik Lahan Tutup Jalan Menuju Kantor Lurah dan Sekolah
Fokus Pada Pemulihan Ekonomi, Berikan Fokus Pada Pelaku UMKM
SOA Penumpang Dialokasikan Rp 14 Miliar
Dua Warga Tarakan Hilang Saat Memancing, Basarnas Lakukan Pencarian
Unggul Dalam Perhitungan Suara, Nicky Saputra Akan Nahkodai PWI Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
5 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?