By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Terkait Bom Makassar, Gubernur Kaltara imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Hukum & KriminalKaltaraPemerintahan

Terkait Bom Makassar, Gubernur Kaltara imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Redaksi
Last updated: 28 Maret 2021 18:50
Redaksi
Published: 28 Maret 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Makassar Sulawesi Selatan hari ini, Minggu (28/03), mengundang reaksi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang.

“Saya sangat mengecam keras atas tindakan bom bunuh diri yang terjadi di sekitar Gereja Katedral Makassar,” kata Gubernur.

Disamping itu, Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang juga menyampaikan duka citanya yang mendalam atas insiden yang menelan belasan korban tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Semoga korban dari tindakan bom bunuh diri itu diberikan kekuatan dan ketabahan, serta yang masih dirawat diberikan kesembuhan,” ujar Mantan Wakapolda Kaltara ini.

Dan untuk menekan kemungkinan adanya gerakan provokasi akibat insiden itu di Kaltara, Zainal meminta peran aktif dari semua pihak-pihak terkait. Baik aparat keamanan maupun para tokoh agama serta masyarakat, khususnya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

“Nanti kita panggil mereka untuk membantu aparat penegak hukum dan Pemprov Kaltara guna menekan isu terkait bom di Makassar. Kita juga minta pihak terkait untuk segera laporkan kepada aparatur penegak hukum jika mengetahui ada kegiatan menyimpang,” kata mantan Wakapolda Kaltara ini.

“Saya mengimbau kepada suluruh tokoh agama di Kaltara untuk tidak mudah termakan isu terkait bom bunuh diri di Makassar, begitu juga masyarakat Kaltara untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambah Gubernur Zainal.

Untuk diketahui, bom bunuh diri itu terjadi di Katedral Makassar, saat umat Katolik sedang merayakan misa Minggu Palma, yang merupakan rangkaian pekan suci menjelang Paskah sekitar pukul 10.28 WITA.

Sementara itu, dari keterangan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, korban dari aksi teror bom bunuh diri tersebut berjumlah 14 orang jemaat Gereja Katedral. Belasan korban ini mengalami luka di bagian kepala, tangan, perut hingga kaki akibat terkena serpihan bom. (mil/sur)

Perusahaan Amerika Lirik Potensi Karbon Kaltara
Pansus III DPRD Kaltara Perkuat Regulasi Pengelolaan Sumber Daya Air Sungai Kayan
Bunda Literasi Kaltara Ajak Masyarakat Budayakan Membaca
Diduga Bocor, Razia Sabung Ayam Nihil Tangkapan
Sekda Malinau Dr. Ernes Silvanus, Apresiasi Penampilan Finalis Syahril Qur’an MTQ ke-XXII
TAGGED:BomgubernurKalimantanutarakaltaraMakassar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?